unyuu dehhh

Kamis, 12 April 2012

GEMPA

s            Satu tahun sudah terlewati masa-masa kebersamaan di asrama tentunya di kamar 12 yang terdapat 8 personil, dinda, tika, wita, elny, reny,wiwin, alex, dan ade. Kami dipertemukan dikamar ini saat pertama perjalanan mencapai D3 dimulai. Disinilah aku mulai belajar di bandung. Setelah sekian lama berfikir akan kemana untuk melanjutkan kuliah akhirnya terdampar lah aku diakademi kebidanan ini. karena tuntutan orang tua ku yang ingin anaknya menjadi yang terbaik yaitu menjadi bidan.

“Heummm..... semuanya akan baik-baik saja dinda” ujar ku dalam  hati
satu minggu... terlewati dengan baik, satu bulan semuanya aman, bulan kedua tak terjadi apa-apa tapi......
suatu hari pada tanggal ----------- sore hari setelah selesai kuliah wita yang waktu itu ada di rumah sakit kata dokter wita terlalu capek sehingga ia terkena penyakit hepatitis, waktu itu alex sedang tidur pules di kasur nya,dan elny ia dikamar mandi. tapi aku, reny, wiwin, duduk- duduk di tempat tidur wiwin yang berada di bawah tempat tidur tika, tiba-tiba.....
“ kiitttt,,,, kiitttt,,,,,” bunyi goyang tempat tidur wiwin yang kami tempati, aku pun refleks menegur tika yang saat itu berada di atas kami “ tikaee diem dong jangan digoyang- goyang “ siapa yang goyang-goyang? Dari tadi aku diam tauuu kalian tuhh ngapain digoyang-goyang gga ada kerjaan” saut tika. Aku mengira tika yang iseng karena badan dia yang besar memungkinkan untuk menggoyangkan tapi ternyata tidak keadaan itu hening sejenak dan..
“GEMPAAAAA..... GEMPAAAA..... GEMPAAAA.......”  terdengan terikan dari luar. Aku dan yang lain berlari sebisa mungkin, tika yang berada dkasur atasnya tak pikir panjang langsung lompat dari atas, untung nya saja tidak apa-apa. Alex yang tidur memakai celana pendek masih sempat-sempatnya ia mengenakan celana panjang dan ia langsung lari bersama ade dan tika untuk menyusul kami yang duluan berlari turun ke lantai bawah tapi  sesampainya didepan kamar mandi “ gubrakk..... !!!!” ade terpleset. “ dengan sigap alex membantu ade sambil tertawa “ hahahahaha...... hayyu de” mereka pun berlari dan kami bertemu di belakang halaman asrama. 

         Suasana saat itu sangat menegangkan berbagai expresi semua ada disitu ada yang menangis, menyebut mamah papahnya, ada yang berkomat kamit entah apa yang dibacanya pun aku tak tahu.dan aku hanya bisa duduk ditanah sambil berdo’a “ya Allahh,,, selamatkan” hanya kalimat itu lah yang aku bisa. Tak sengaja kumelihat alex yang berdiri disampingku “ alex celanya kebalik hahhaaa” kata ku dan semua tertawa melihat itu dan renypun menyadari  “ ehhhh sendal na teu sarua (sandalnya tidak sama antara kanan dan kiriny )” tanpa di aba- aba semua tertawa dan tidak disadari pun ternyata aku membawa handphone reny dan reny membawa handphone aku. Semuanya tertawa  dengan muka yang saat itu masih tegang. “ Hhahahahahaa.......ada- ada aja ihh “ saut teman lain nya.

             Setelah pak satpam mengatakan aman, semuanya kembali ke kamar masing-masing. Aku dan yang lain menaiki anak tangga dengan rasa takut ada gempa susulan. “Alhamdulillah selamat” aku dan yang lain pun masuk kamar dan duduk di tengah-tengah kamar tak lama kemudian “ GEMPAAAAAA..... GEMPAAAAA..... “ tanpa diberi aba-aba semuanya berlari kembali aku dan yang lain menuruni anak tangga dan berlari ke halman depan asrama yang juga halaman kampus. Saat itu walau dikatakan aman tapi aku dan yang lain tidak mau kembali kedalam kamar sampai maghrib. Kebetulan waktu itu adalah bulan puasa. Aku dan yang lain menunggu di loby asrama. Sampai maghrib aku dan yang lain pun memutuskan untuk kembali menuju kamar.

             Kejadian itu jadi kenangan yang sangat berkesan, kalau dibicarakan pasti akan membuta tertawa semuanya. Dan ternyata itu gempa berasal dari tasikmalaya yeng kebetulan reny berasal dari sana ia langsung menelephon orang tua nya. Alhamdulillah baik-baik saja Cuma didapur nya agak berantakan dan tembok nya sedikit reta ujar reny setelah ia menghubungi keluarganya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar